Selamat Datang

di Rumah Pelajar IPNU IPPNU KUDUS

Blog Hubungi Kami

Tentang Kami

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama
Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama
Cari tahu kami

IPNU-IPPNU Kudus

Organisasi Kepemudaan dan keterpelajaran

IPNU dan IPPNU Cabang Kudus merupakan Organisasi kepemudaan dan keterpelajaran yang mempunyai 9 anak cabang di tingkat kecamatan, 129 ranting di tingkat desa dan 80 komisariat di tingkat MTs, SMP, SMA, MA, dan SMK Se Kabupaten Kudus.

Secara keseluruhan anggota IPNU-IPPNU Cabang Kudus saat ini berjumlah kurang lebih 25 ribu anggota aktif Berdasarkan KTA yang telah kami keluarkan.

Departemen

Organisasi

Departemen organisasi merupakan departemen yang mengatur jalannya organisasi. dimulai dengan pengelolaan Kartu Tanda Anggota, Pengawalan Juknis Organisasi, Pengawalan Konferensi dan masih banyak lagi program kerja Organisasi.

Kaderisasi

Departemen Kaderisasi merupakan departemen yang bergerak untuk mengawal kebijakan dari Pimpinan Pusat kemudian disalurkan disesuaikan dengan kebijakan dari PC IPNU-IPPNU sehingga bisa diterapkan di PC/PAC/PR/PK se-Kabupaten Kudus

PSPM

Departemen Pengembangan Santri Pelajar dan Mahasiswa adalah yang menghimpun seluruh kader IPNU IPPNU yang berada di Pondok Pesantren, Sekolah dan Perguruan Tinggi untuk menguatkan ideologi, agar ideologi di kalangan pelajar tetap terjaga.

Dakwah dan OSB

Departemen dakwah dan OSB adalah departemen yang membidangi dakwah di media sosial maupun dakwah secara konvensional. sedangkan departemen OSB adalah departemen yang menampung seluruh minat bakat pelajar sekarang.

Blog Kami

NU Kudus Expo Dipadati Ribuan Pengunjung

Kudus - Konferensi Cabang Nahdhatul Ulama Kabupaten Kudus tahun 2019 amat begitu spesial, konfercab kali ini tidak hanya melulu soal persidangan dan pemilihan ketua baru,  melainkan disemarakkan dengan rentetan kegiatan yang melibatkan seluruh warga nahdliyin, Ahad (3/3/2019).

Rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak 17 Februari 2019 seperti Focus Group Discussion, Bedah Buku, Harlah Muslimat NU ke-73, dan berbagai seminar telah dilaksanakan dengan lancar.

Hingga puncaknya pada tanggal 1 Maret 2019 Konfercab NU Kab. Kudus resmi dibuka bebarengan dengan dilaksanakannya NU Kudus Expo 2019. Semua itu membuat kegiatan yang dilaksanakan di SMK NU Ma'arif Kudus ini menjadi pusat perhatian khalayak ramai.

Dilansir dari laman Suara Nahdliyin, menurut Dasa Susila, ketua penyelenggara NU Kudus Expo 2019, kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 37 stan, yang terdiri dari stan UMKM dari kader NU serta delapan stan niaga. ‘’Stan – stan yang ada menampilkan berbagai jenis produk UMKM yang sangat beragam,’’ ujarnya.

Stand bazar tersebut menjajakan berbagai macam produk, seperti makanan, minuman, buku, pelayanan kesehatan, hingga atribut organisasi. Diperkirakan sebanyak 3000 lebih warga NU telah menyerbu 37 stand yang ada. Mulai dari kalangan pelajar, warga NU, dan warga sekitar.

Rizka, mahasiswa Akbid Muslimat NU Kudus, salah satu perwakilan stan Akbid Muslimat NU Kudus menggatakan bahwa kegiatan expo kali ini sangat luar biasa, antusiasme warga NU terhadap stan-stan yang ada sangat baik.

"Lebih dari 500 warga telah berkunjung di stan kami, mereka datang untuk mendapatkan layanan gratis dari kami yaitu periksa golongan, periksa tekanan jantung. Di stan kami juga ada layanan yang berbayar seperti tes gula dan asam urat yang bisa didapatkan secara terjangkau".

Ia berharap NU Kudus Expo dapat diadakan secara reguler sebagai ajang pameran produk warga NU. Karena ia yakin banyak potensi yang dimiliki warga NU yang belom dapat diperlihatkan ke publik.

Tidak hanya itu, kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut juga menggelar beberapa perlombaan, seperti lomba rebana, lomba mewarnai, dan lomba mirip tokoh NU. (AS/AMF)

PW NU Ajak Warga NU Membangun Sinergitas

Kudus - Konferensi Cabang (Konfercab) NU Kabupaten Kudus merupakan kegiatan penting bagi warga NU. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Ahad (03/03/2019) di SMK NU Ma'arif Kudus itu bukan sekedar meregenerasi kepengurusan dan memilih ketua baru, namun kegiatan ini juga merumuskan bagaimana langkah, dan kemana arah NU Kabupaten Kudus bekerja untuk lima tahun yang akan datang.

KH. Hudallah Ridhwan, perwakilan Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengungkapkan bahwa apa yang telah dicapai NU saat ini harus ditingkatkan, dan diperkuat. Mengingat tantangan NU kedepan pada masa revolusi industri 4.0 akan semakin berat, NU membutuhkan inovasi baru demi menjaga keutuhan NU, dan mempertahankan terlaksananya nilai-nilai Aswaja, serta menjaga keutuhan NKRI.

Ia mengajak agar seluruh komponen yang ada di dalam NU untuk membangun sinergitas, baik sinergitas antara NU dengan Banom NU, maupun sinergitas NU dengan Masyarakat. Untuk bersama-sama membangun NU kedepan untuk menjaga keutuhan NKRI.

"NU itu adalah Keluarga, NU punya isteri Muslimat, punya anak Ansor, Fatayat, dan IPNU-IPPNU. Mari kita membangun sinergi, bekerja dan bekerja sama untuk mempertahankan NKRI" Tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kita harus ikhlas memperjuangkan NU, Tidak mungkin kita akan melakukan gerakan yang sama kalau tidak ada keikhlasan.

Terakhir ia berpesan kepada seluruh warga NU Kudus yang hadir untuk memuliakan organisasi, yaitu menghormati apapun keputusan organisasi yang sah.

"Jika organisasi memutuskan bahwa yang harus dilaksanakan adalah A, maka kita harus melaksanakan A. Meskipun sudut pandang pribadi kita mengatakan B lebih baik daripada A" Pungkasnya. (AS/AMF).

Konfercab NU Kudus Resmi dibuka, KH. M. Ulil Albab Arwani : Pemimpin NU harus Pemimpin Muda!

KH. M. Ulil Albab Arwani menyampaikan sambutan di Konfercab NU Kab. kudus Tahun 2019. (Dok. Suara Nahdliyin)
Kudus - Pagi ini, Ahad (03/03/2019) Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdhatul Ulama Kabupaten Kudus yang dilaksanakan di SMK NU Ma'arif Kudus resmi dibuka oleh KH. Hudallah Ridhwan, Perwakilan Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus dan kiai-kiai NU, serta seluruh perwakilan dari pengurus badan otonom NU mulai dari tingkat pimpinan ranting, hingga pimpinan cabang.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Kudus, Ir. H. Muhammad Tamzil, MT juga turut hadir di tengah-tengah ratusan warga NU yang hadir di halaman SMK NU Ma'arif Kudus.

Rois Syuriah NU Kabupaten Kudus, KH. M. Ulil Albab Arwani mengatakan bahwa kegiatan konferensi cabang ini tidak hanya sekedar untuk mengevaluasi kinerja pengurus NU Kudus yang telah berjalan selama lima tahun yang lalu. Namun, dalam kegiatan ini warga NU juga akan memilih pemimpin baru, dan merumuskan program-program yang akan membawa NU Kabupaten Kudus kedepan menjadi lebih baik.
"Pemimpin NU harus Pemimpin Muda, Yang Muda yang bekerja" Tegasnya.

Senada dengan hal itu, Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH. Hudallah Ridhwan mengungkapkan bahwa NU perlu yang muda, muda pemikirannya, muda semangatnya, muda gerakannya, dan muda inovasinya. Akan tetapi program yang dicanangkan nantinya tetap selaras dengan orang-orang tua. Karena NU berpegang pada kaidah المحافظة على قديم الصالح والأخذ باالجديد الأصلح
(AS/AMF).

Ajak Kader Muslimat Songsong Satu Abad NU

Kudus - Semarak Harlah Muslimat NU ke 73 yang dilaksanakan di Alun-alun Kabupaten Kudus turut dihadiri oleh ulama-ulama besar Nasional (24/2). Diantaranya KH. Ahmad Muwafiq, KH. M. Ulin Nuha Arwani, KH. Yusuf Chudlori, KH. Ubaidillah Shodaqoh (Rois Syuriah PW NU Jawa Tengah), dan KH. M. Ulil Albab Arwani (Rois Syuriah PC NU Kudus).

Sebanyak 26.439 kader Muslimat NU yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah memadati Alun-alun Kudus. Mereka memanjatkan do'a bersama demi keselamatan dan keutuhan NKRI dengan khusyuk.

Dalam sambutannya Rois Syuriah PW NU Jawa Tengah, KH. Ubaidillah Shodaqoh mengajak ribuan kader Muslimat NU untuk bersama-sama menyongsong Satu Abad NU pada tahun 2026. Beliau menuturkan bahwa  ada tiga target yang harus kita raih pada Satu Abad NU yang akan datang. Pertama, kader NU haus menjadi teladan pemimpin di negeri ini. Kedua, berlakunya ajaran Islam ala Ahlu Sunnah wal Jama'ah di dunia ini. Dan ketiga, kita tidak lagi khawatir tentang nasib anak kita, dan pendidikan anak kita.

"Menuju satu Abad NU, kita harus menata diri kita dengan baik, memberikan contoh dengan baik dan kita bisa mengekspor paham kebangsaan dan paham keagamaan ala Ahlu Sunnah wal Jama'ah sampai ke pelosok-pelosok dunia" Tegasnya.

Beliau menambahkan kader-kader Muslimat dan kader-kader NU tidak bertanggungjawab di lingkup jawa tengah dan Indonesia saja, akan tetapi besar harapannya kader-kader Muslimat dan kader-kader NU menjadi contoh bagi umat Islam di seluruh dunia.

Ini tidak mungkin terjadi kalau kader-kader Muslimat dan kader-kader NU tidak pinter, tidak pandai, dan tidak cekatan. Maka beliau menghimbau kepada ribuan Ibu Muslimat yang hadir untuk mendorong anak-anak dan kader-kadernya agar selalu belajar, sehingga mencapai tingkat keilmuan yang mumpuni. (Am/As)

Bekali Pelajar Sebelum UN dengan Istighosah dan Hypno Motivation

Kudus - Istighosah Sukses UN dan Hypno Motivation bertema "Pelajar Religius, Pelajar Hebat" diselenggarakan oleh PAC IPNU bersama IPPNU Kec. Kaliwungu Kudus pada Jum'at (15/02) di Kantor MWC NU Kecamatan Kaliwungu.

Kegiatan ini dihadiri sebanyak 300 pelajar se-Kecamatan Kaliwungu. Pembina PAC IPNU dan IPPNU Kaliwungu, LP. Ma'arif Kaliwungu, Perwakilan Pemerintah Kecamatan Kaliwungu, UPT Kecamatan Kaliwungu, dan PPAI Kecamatan Kaliwungu juga turut memadati gedung itu.

PAC IPNU-IPPNU Kaliwungu rutin menggelar kegiatan tersebut setiap menjelang Ujian Nasional (UN), selain menjadi kegiatan spiritual siswa sebelum melaksanakan UN, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menjalin tali silaturrahim antara PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Kaliwungu dengan Pimpinan Komisariat (PK) di wilayah Kecamatan Kaliwungu.



Nila Hasanul Muna, Ketua PAC. IPNU-IPPNU Kaliwungu mengungkapkan bahwa kegiatan istighosah ini merupakan salah satu ikhtiar dari PAC untuk lebih dekat dengan komisariat, serta menjadi ikhtiar dari PAC IPNU-IPPNU Kaliwungu untuk mengaktifkan Pimpinan Komisariat (PK) sekolah negeri di wilayah kecamatan Kaliwungu.

"Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa berdampak positif, khusunya untuk IPNU dan IPPNU yg lebih progresif" Tuturnya.


Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan berbagai serangkaian acara. Istighosah dipimpin langsung oleh Rois Syuriah NU Kecamatan Kaliwungu, KH. Harun Rosyid. Usai melaksanakan istighosah secara khusyuk, peserta kemudian diberikan materi Hypno Motivation dari motivator ternama Nusantara, H. Sofyan Hadi, LC., MA. (AS/AMF)

DKAC CBP KPP Gebog Adakan Survival and Mountenering Follow Up Ke-2

Kudus - Dewan Kerja Anak Cabang Corp Brigade Pembangunan (CBP) Korp Pelajar Putri (KPP) IPNU-IPPNU Kecamatan Gebog melaksanakan kegiatan Survival and Mountenering Follow Up ke 2, Jum'at (15/2).

Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta alumni DIKLATAMA CBP KPP IPNU-IPPNU Kecamatan Gebog. Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Gedung MWC NU Kecamatan Gebog ini, turut hadir Pengurus Dewan Kerja Cabang (DKC) CBP KPP IPNU-IPPNU Kabupaten Kudus.

Sebelum melaksanakan kegiatan survival dan mountenering, peserta dibekali tata cara bertahan hidup dan pengenalan alat-alat survival dan mountenering oleh Unit Bantuan Pertolongan Pramuka (UBALOKA) Kwarcab Kudus. Kemudian dilanjutkan dengan praktik survival dan mountenering dengan menuruni tebing setinggi 25 meter.




Puji Damayanti, Komandan DKAC KPP IPPNU Kecamatan Gebog menerangkan bahwa di dalam CBP KPP IPNU-IPPNU terdapat bermacam-macam divisi, antara lain SAR PP, Protokoler, dan Diklat. Adapun alumni diklatama sepakat memilih fokus divisi SAR, dan di dalam sar ada survival dan mountenering".

Ia juga menambahkan tujuan dari kegiatan survival dan mountenering adalah supaya alumni DIKLATAMA memiliki keahlian khusus dalam bidang SAR yang siap dan sigap untuk menjadi penyelamat saat terjadi bencana alam.

"Karena kondisi geografis Kecamatan Gebog termasuk daerah yang rawan longsor, kita harus selalu siaga" Pungkasnya.

Salah satu peserta, M. Syahrul Safidin memberikan kesan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi alumni DIKLATAMA DKAC CBP KPP IPNU-IPPNU Kecamatan Gebog. menurutnya kegiatan telah memberikan banyak bekal yang berharga, divisi SAR menjadi lebih siap dan siaga dalam menghadapi bencana alam.


  1.  "Alhamdulillahh seru, seru. semoga kedepannya lebih menarik follow-up nya" Ucapnya.(AS/MF)

Nusron: IPNU-IPPNU Harus Kembali Masuk ke SMA

Nusron: IPNU-IPPNU harus kembali masuk ke SMA
Kudus - Dalam hiruk pikuk pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kudus dan Festival Shalawat Pelajar se-eks Karesidenan Pati hadir Nusron Wahid di antara padatnya penonton, Ahad (3/2).

Nusron datang untuk meninjau sekaligus memberi dukungan pada kegiatan pelantikan dan festival shalawat pelajar yang berlangsung di Auditorium Universitas Muria Kudus.

Menurutnya pelantikan ini merupakan awal dari para pengurus untuk mulai bergerak dan merancang rencana-rencana strategis dalam menjawab segala problematika pelajar dalam isu nasional.

"IPNU-IPPNU harus kembali masuk ke SMA dan diizinkan oleh pemerintah, jangan hanya Ma'arif dan Muhamadiyah saja." Paparnya.

Ia menambahkan bahwa Mendikbud harus merevisi peraturan tentang organisasi keislaman yang boleh masuk di sekolah umum. Karena pada kenyataannya hanya rohis yang diperbolehkan.

Pemerintah harus tegas dalam menghadapi HTI  di kampus. Walau secara kelembagaan sudah dilarang oleh pemerintah. Namun selagi rohis saja yang hanya diperbolehkan masuk di sekolah umum, maka sulit untuk mengatasi radikalisasi pelajar yang hingga kini masih terjadi.

"650 SMA di berbagai daerah, termasuk kudus merupakan pemasok radikalisme pelajar yang sudah masuk di 15 kampus terpandang." Pungkasnya.

Nusron sendiri memberi dukungan penuh dalam penyiapan acara pelantikan pengurus PC IPNU-IPPNU Kudus dan Festival Shalawat Pelajar ini. (AS/AMF)

Kontak Kami

Telepon :

+62 856-4332-3916 Fauzi / +62 858-7039-0698 Arin

Alamat :

Jl. Pramuka No. 20 Kab. Kudus
Jawa Tengah 59319

Email :

pcipnukudus@gmail.com

pcippnukudus@gmail.com