Bendahara PC IPNU Kudus, apresiasi kegiatan Santri Prenuer

9:38 PM



Kudus, ipnuippnukudus.or.id (20/10/17) – Rekan Triasno Putranto selaku bendahara PC IPNU Kudus merespon baik dengan adanya Santri Prenuer yang dilaksanakan oleh Panitia HSN kabupaten Kudus pada perhelatan Hari Santri Nasional di kabupaten Kudus. IPNU disisi utama sebagai kaderisasi awal di NU, disisilain IPNU masih bisa disebut sebagai santri. Karena IPNU masih mau untuk belajar atau Ngaji.

Perhelatan Hari Santri Nasional (HSN) kabupaten Kudus telah terselengara memasuki tahun ke-tiga. Setelah pada tahun 2015 Presiden Jokowi meresmikan adanya HSN. Pada tahun pertama dan kedua HSN lebih menitik beratkan pada pembangunan rasa nasionalisme pada santri Indonesia. Namun  untuk penyelengaraan HSN yang ketiga pada tahun 2017 lebih memilih tema kemandirian santri. Tema santri mandiri yang digagas oleh PBNU tersebut mendapat respon baik dari panitia HSN yang ada di Kudus. Kudus yang terkenal dengan gusjigang-nya merepon cepat tema tersebut, sehingga pada perlehatan HSN dikota kudus mengadakan Kegiatan Santri Prenuership. Pada santri prenuership diharapkan dapat membangkitkan kemandirian kaum santri dalam menghadapi bonus demografi.

Santri prenuer merupakan terobosan kegiatan untuk memecahkan permasalahan penganguran yang ada diindonesia. Kegiatan santri prenuer dimualai pada hari Jumat pada pukul 13.00 atau habis sholat Jumuah. Dan diikuti peserta yang terdiri dari berbagai elemen, mulai dari Kepala Sekolah, setruktural badan otonom NU, Pondok pesantren dan seluruh elemen masyarakat. Santri prenuership berjalan selama dua hari dan ditutup pada hari sabtu tanggal 21 Oktober 2017 pada pukul 12.00 WIB.

Kegiatan Santri Prenuer yang memberi wawasan terhadap santri untuk bisa mandiri dalam berbagai hal mendapatkan berbagai tangapan. Tidak terkecuali Triasno Putranto selaku Bendahara PC IPNU Kudus. Rekan trias ketika ditemui redaksi pelajar NU kudus menyaimpaiakn apresiasi setinggi tingginya terhadap panitia yang telah menyelengarakan kegiatan santri prenuership. Menurut trias kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi angka penganguran yang ada di Indonesia dan dapat memberikan solusi dalam menghadapi bonus demografi pada tahun 2020.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »