Ngaji Bareng Hijaiyah Ngejowantah

12:23 AM


Kudus – Ngopi budaya Tajug Syahadat dengan tema Hijaiyah Ngejowantah yang diselenggarakan Arjuna resto & kedai kopi Assiry galerry (16/01) sangat mengundang perhatian banyak dikalangan masyarakat Kudus. Salah satunya, tim jarkominfo PC IPNU Kudus untuk meliput acara tersebut.
Ketua panitia Luqman mengatakan acara ini merupakan acara perdana di Kudus dan semoga saja acara ini bisa berjalan disetiap bulannya.

Acara ini bisa diartikan Ngaji Budaya Bareng,” ujarnya saat sambutan.
Rencananya acara tersebut dihadiri oleh KH. Ahmad Mustofa Bisri & Habib Anis Sholeh Ba’asyin. Tapi Gus Mus (Ahmad Mustofa Bisri) berhalangan hadir karena kakaknya meninggal hari ini (senin) pukul 17.30 WIB.

Alhasil dihadiri oleh Habib Anis Sholeh Ba’asyin, Gus Aniq, dan Gus Alif.
Dalam ngaji bareng ini, Habib Anis sapaan beliau memperdebatkan antara huruf & kata-kata lebih dulu mana. Para hadirin ada yang menjawab duluan huruf dan ada yang menjawab duluan kata-kata. “Pada masa peradaban antara huruf & kata-kata yang lebih dulu adalah kata-kata,” tegas Habib Anis.
Acara yang diwarnai hujan nan lebat ini, gus Aniq menyampaikan pendapatnya bahwa manusia itu ada 2 yaitu evolusi (manusia yang bodoh menjadi pintar) & folkulatif.

Habib Anis mengajak seluruh hadirin untuk menjaga perdamaian & kesatuan bangsa Indonesia agar tak pecah belah. “Kalau santri & kyai merubah kiblat, apalagi Indonesia,” tutupnya yang diamini Gus Aniq & Gus Alif. (Mus/Zam/Sam)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »