Pelajar NU Mejobo Adakan Diklat Administrasi, Untuk Kemadiriaan Berorganisasi

10:12 AM
Layaknya Ikatan Pelajar NU (IPNU) maupun Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) sebagai organisasi pelajar terbesar di Indonesia menjadi  media paling efektif untuk pelajar khususnya pelajar NU untuk belajar berorganisasi.
Banyaknya kegiatan yang bersifat positif dalam IPNU-IPPNU menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah para pelajar negeri ini, mengingat pergaulan remaja yang sangat bertolak belakang dengan kaidah perkumpulan yang semakin nyeleweng dan tak beraturan.
 
Jadi, IPNU bersama IPPNU bertekad merubah mindset  dan merangkul seluruh pelajar Indonesia untuk bergabung menjadi pelajar yang sangat berwawasan luas,beretika,dan ber akhlaqul karimah.

Foto bersama PAC Mejobo usai penutupan acara, di MTs Sabilul Muttaqin Jepang Mejobo Kudus
Adapun tersebut dilakukan juga Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Mejobo di ranah tingkat Kecamatan.
Seperti pada minggu kemarin 16/10, PAC IPNU serta IPPNU Mejobo adakan acara Diklat Administrasi yang di ikuti setidaknya 83 peserta dari berbagai perwakilan Ranting juga Komisariat IPNU-IPPNU se Kecamatan Mejobo yang bertempat di Aula Madrasah Sabilul Muttaqin Jepang.
 
Pentingnya sebuah penataan administrasi dalam organisasi menjadikan acara tersebut dilaksanakan PAC IPNU-IPPNU Mejobo sebagai penunjang kegiatan organisasi.
Administrasi dimaknai sebagai jantungnya organisasi, jika administrasi pada sebuah organisasi yang tertib maka organisasipun tertib dan yang lainya juga pasti sangat terkoordinir, hal tersebut diungkapkan oleh Chumaedi selaku perwakilan MWC (Majelis Wakil Cabang) NU Mejobo dalam sambutnya.

Senada dengan perkataan Ketua PC IPNU Kabupaten Kudus M. Wayu Saputro, mengatakan harus ada bedanya antara organisasi yang sudah ada diklat administrasi dengan yang belum. "Follow Up kegiatan ini haruslah semua pimpinan ranting maupun komisariat tidak lagi mengirim surat yang tidak sesuai yang dilatih" ungkapnya pada saat mengisi sambutan pada pebutupan acara. 
Pada acara tersebut turut mengundang MWC NU Mejobo beserta Banom(badan otonom) ,PR NU Jepang juga Banom,Kepala Desa Jepang serta Ketua Yayasan Madrasah setempat. (Ahmad Fakhruddin/MT)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »