IPNU Ajak Pelajar Kenal Budaya Islami

3:45 PM

Kudus, NU Online
Wakil Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Dwi Syaifullah mengajak pelajar nahdliyin supaya lebih mengenal budaya Islami. Menurutnya, pelajar NU harus memiliki identitas, tidak boleh terpengaruh budaya baru yang berdampak negatif.

"Kita tidak bisa mengelak adanya budaya baru, namun kita harus bisa memfilter dengan lebih mengenal dan mengikuti budaya Islami," tegasnya pada Ngaji Budaya dalam rangka Konferensi IPNU-IPPNU Kudus di SMKNU Ma'arif Desa Prambatan, Kudus, Jum'at (12/8) malam.

Dwi mengatakan, belakangan ini muncul gejala baru di kalangan anak-anak pelajar yang lebih menyukai sesuatu yang kurang membawa manfaat. Ia mencontohkan anak-anak sekolah dasar yang memiliki kegemaran suara klakson bus atau istilahnya tolelat.

"Ini gejala baru yang menyesatkan bagi mereka (anak-anak). Karena mereka ingin menunjukkan jati dirinya lewat hal tersebut. Ajaklah mereka gabung ke IPNU-IPPNU," tegasnya.

Ia meminta para kader pelajar NU harus terus belajar ilmu agama, berbudaya dan berakhlakul karimah serta tidak melanggar norma agama. Di samping itu, pelajar tetap mencintai dan hormat kepada guru, ulama dan kiai.

"Yang lebih utama, hormati juga kedua orang tua yang membesarkan mendidik kita semuanya," kata Dwi di hadapan ratusan pelajar Kudus.

Ia mengharapkan kader-kader muda menjadi orang yang militan, loyalitas yang tinggi dalam meneruskan perjuangan dan menjaga Islam Ahlus snnah wal Jamah melalui IPNU-IPPNU.

"Mari kita perkuat jati diri dengan agama supaya ideologi maupun nilai-nilai Aswaja tetap kokoh tertanam dalam hati," tegas Dwi yang mengakhiri sambutannya dengan menyanyikan lagu Bersemilah diiringi goupmMusik Sumobudhoyo dari Pekalongan. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »