IPNU Gebog Targetkan Reinkarnasi Ranting Rahtawu

1:32 PM


Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) kecamatan Gebog mewacanakan akan segera menghidupkan kembali pimpinan ranting di desa Rahtawu. Desa yang merupakan bagian dari pegunungan Muria ini menjadi satu-satunya ranting IPNU-IPPNU yang fakum di Gebog.

Sebagai langkah awal, bulan depan PAC berencana mengadakan pengajian perayaan Padang Bulan di desa ujung utara kecamatan Gebog ini. "Akhir Agustus nanti kita akan ke Rahtawu. Kita padang bulanan di sana," ungkap Muhammad Noor Aris, Ketua PAC IPNU kecamatan Gebog kepada NU Online saat di lokasi Rapat Pimpinan Cabang, aula gedung NU Kudus, Selasa (11/8) sore.

Kepada seluruh peserta Rapimcab itu Aris memaparkan bahwa pihaknya bertekat akan kembali mengaktifkan pimpinan ranting di Rahtawu. "Kami tergetkan sebelum periode kepengurusan kami habis, kami akan menghidupkan lagi ranting di daerah ujung utara di kecamatan Gebog, yakni Rahtawu," paparnya dihadapan pengurus cabang dan anak cabang IPNU-IPPNU kabupaten Kudus.

Sudah lama Rahtawu menjadi daerah target NU kecamatan Gebog. Mafhum, itu merupakan daerah paling ujung dan memiliki kesejarahan berbeda dengan yang lain. Selain dikenal sebagai daerah sarat klenik yang identik dengan pewayangan nenek moyang, keagamaan masyarakatnya juga beragam.

Pihak NU sebelumnya telah mendelegasikan beberapa pemuda NU alumni IPNU dan IPPNU untuk membantu menangani pendidikan di sana. Mereka pun telah mendirikan MI NU Wahid Hasyim di sana.

Kini IPNU dan IPPNU dirasa begitu penting untuk mengawal pergaulan remaja di sana. Apalagi setelah akhir-akhir ini daerah Rahtawu direncanakan menjadi kawasan wisata alam yang kini mulai banyak dan sering disambangi para remaja dari kota. 

Kecuali Rahtawu, PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Gebog total memiliki sepuluh pimpinan ranting di setiap desa. Satu di antaranya, desa Klumpit, baru saja pelantikan kepengurusan terbarunya Ahad (9/8) lalu. (Istahiyyah/JP)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »