Back to School bukan Garapan Mudah

11:31 PM




Kudus- Talkshow bersama alumni dalam rangka RAKERCAB II dan Halal Bi Halal keluarga besar Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Kudus belum menemukan titik temu dalam diskusi.
Ratusan peserta yang menghadiri kegiatan tersebut digelar di Auditorium Gedung DPRD Kab. Kudus ikut memeriahkan acara.
Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur 1-5 Agustus 2015 lalu, atas hasil dibidang organisasi menegaskan untuk meremajakan usia anggota. Pada semula berusia 29 batas maksimal, menjadi 27 tahun.
Kemudian adanya wacana bahwa IPNU IPPNU harus fokus ke Komisariat saja dan tidak lagi garap diranah Ranting, alias dihapuskan. Hal tersebut yang melatar-belakangi talkshow bertemakan: IPNU IPPNU Back to School Meneguhkan Islam Nusantara, kemarin (16/8).
Konsep talkshow kali ini yang menghadirkan lebih dari 50 alumni secara masif terencana, dengan host yang dipegang oleh Abu Hasan Asy'ari ditemani Septiyanti.
Sempat terjadi perdebatan menarik, dimulai dari pernyataan Ayyuna Turhamun (waka pengkaderan 2007-2009) yang mengatakan bahwa tidak mementingkan masalah usia. "buat apa kita meributkan umur kalau perjuangan IPNU jauh dari harapan" paparnya pada saat diskusi sudah dimuai.
Lain ungkapan Saiful Anas, ketua PC IPNU Kudus 8 tahun lalu, menjelaskan bahwa tentang peremajaan usia sudah tidak hal baru lagi. "sebenarnya sudah lama, bacalah sejarah. Sejak deklarasi Makasar tahun 2000, tentang meniadakan ranting juga. Konbes NU 2010 sudah menegaskan agar IPNU melakukan peremajaan. Tenggat waktu 15 tahun apa IPNU sudah menyiapkan tentang itu".
"dan jangan kaget jika Muktamar NU selanjutnya akan meremajakan lagi" kata Anas yang sekaligus mewakili pengurus pusat kepada audien.
Suasana lebih tegang lagi sejak Noor Khoiri mengutarakan pendapatnya. "kita sudah merasakan sulitnya berjuang di Ranting yang 2 tahun pun belum bisa maksimal. Apa yang terjadi jika mengkader misalnya, di Komisariat yang hanya 1 tahun" tegas waka Pengkaderan periode lalu.
Tak mau ketinggalan Dwi Syaifullah, ketua PC IPNU Kudus 2011-2013, menuturkan ungkapannya bahwa ditingkatan ranting tetap ada. "saya setuju tema back to school disini adalah usianya, bukan keaktifannya yang dibatasi hanya di sekolah saja" tutur Bendahar PW IPNU Jateng itu.
Tema yang diusung kali ini memang sangat berbobot sehingga perlu follow up. Terlebih PC IPNU PNU Kudus perlu diadakannya workshop dengan akumulasi waktu yang panjang sehingga dapat menyatukan persepsi disemua tingkatan dalam menghadapi peremajaan usia tersebut. (ilma/jp)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »