Kantor PCNU Tergenang Banjir

2:10 PM
Kantor PCNU Tergenang Banjir

Kudus, NU Online
Hujan deras di kota Kudus sabtu (3/12) kemarin mengakibatkan sejumlah jalan protokol tergenang banjir termasuk jalan Pramuka Kudus.  Akibatnya, puluhan  rumah dan perkantoran terendam air setinggi 50-60 cm.

Begitu juga,  Kantor PCNU Kabupaten Kudus di Jalan Pramuka No. 20 ini menjadi sasaran luberan air.  Kantor  PCNU di lantai bawah yang terdiri dari  Mushalla NU,  PC LP Ma’arif, PC IPNU IPPNU, KOWANU dan ruang  Korp Peduli Bencana Alam Nahdlatul Ulama (KPBA NU)  tergenang air  selama 3 jam.

Melihat kondisi demikian, sejumlah personil CBP dan KPBA NU mengevakuasi barang-barang  peralatan dan dokumen penting  yang ada di ruangan Kantor PCNU tersebut .

Pengurus KPBA NU Kudus Nur Hidayat mengatakan luberan air tersebut  disebabkan selain permukaan  jalan raya lebih tinggi dari kantor NU juga diakibatkan  drainase jalan itu tidak kuat menampung air.

“Ini baru pertama kali, kantor PCNU kebanjiran . Sungguh diluar dugaan, air memenuhi halaman kantor mencapai satu meter, yang masuk kantor sampai 60 cm,” kata  Nur Hidayat.

Menurut Hidayat, tergenangnya  ruangan kantor NU ini mengakibatkan sejumlah  peralatan komputer dan barang-barang elektronik lain milik PC IPNU IPPNU, PCNU mengalami kerusakan.

Begitu pula, dokumen penting dan    ratusan buku maupun  Lembar Kerja Siswa (LKS) yang tersimpan di kantor PC LP Ma’arif NU juga rusak terendam  air.  “Kalau ditaksir kerugiannya mencapai puluhan juta rupiah,” tuturnya.

Terjadinya banjir di jalan-jalan  protocol, menurut  Hidayat,  dikarenakan  akses air dan drainase yang ada di Kabupaten Kudus kurang baik.

“Seharusnya tiap kali ada pembangunan gedung-gedung besar di Kudus harus pula di barengi dengan pembuatan saluran air yang mewadahi,” ujar pria asal desa Getas Pejaten ini.
 Qomarul Adib / Abdul Rochim

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
December 4, 2011 at 7:25 PM delete This comment has been removed by the author.
avatar
December 6, 2011 at 9:59 AM delete

seep moga tambah sukses..........

Reply
avatar