Pelatihan IT RMI PC NU Kudus

6:42 PM

Membekali Dunia Pendidikan NU dengan Teknologi Informasi
Dengan teknologi, kebutuhan manusia bisa tercukupi dengan mudah. Utamanya di zaman informasi seperti ini. Penguasaan teknologi informasi merupakan hal yang harus dimiliki.
Untuk itu, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Kabupaten Kudus menyelenggarakan Workshop Teknologi Informasi dengan tajuk “Pemanfaatan IT untuk Peningkatan Pembelajaran” pada Ahad, (18/9) di Ruang Multimedia SMP NU Al Ma’ruf Kudus.
Dalam kesempatan ini Agus Zaenal Arifin yang juga Dosen IT Institut Teknologi Surabaya (ITS) yang menjadi narasumber, menyampaikan kegunaan dan kemudahan jika IT dimanfaatkan secara optimal utnuk kepentingan dakwah dan pendidikan.
Ia mengatakan, melalui perangkat intranet (bukan internet) pesantren atau instansi sekolah bisa melakukan integrasi agar mudah dalam melakukan komunikasi dan mengatur segala macam kebutha pendidikan.
Dakwah-dakwah NU juga bisa disiarkan melalui radio streaming di internet. Siaran dakwah ini bisa mengcounter siaran-siaran yang dilakukan Islam garis keras.
Dalam seminar yang dihadiri lebih dari 200 peserta dari unsur madrasah dan pesantren se Kabupaten Kudus ini, dianjurkan Zaenal sapaan akrabnya, untuk para pengajar agar memiliki blog, situs, atau facebook untuk keperluan pendidikan.
Materi-materi, tugas, atau konsultasi bisa di up load di sini. Ini untuk memudahkan aktifitas pembelajaran. Hal ini, menurut pria yang juga pengurus RMI pusat ini bisa meminimalisir penggunaan internet untuk hal-hal yang tak baik.
Dia juga memabagikan software gratis untuk keperluan pembelajaran. Harapnya, melalui software yang ia berikan dunia pembelajaran wong NU bisa menyenangkan dan tak menjemukan.
Peserta mengikuti acara tersebut dengan penuh antusias. Dilihat dari konsentrasi yang stabil dari awal hingga akhir. Gus Afif selaku penyelenggara mengaku senang dengan antusiasme peserta. “sebenarnya kita masih-masih coba-coba,” akunya di penghujung acara.
Salah seorang peserta workshop ingin agar acara ini ada tindak lanjut. Gus Afif juga menegaskan akan menindaklanjuti pelatihan ini. “Kami akan melakukan tindak lanjut untuk acara workshop ini,” tegasnya.
Peserta pun ada yang mengaku senang mengikuti workshop ini. “Biasanya acara pelatihan pendidikan menjemukan. Tapi workshopnya Pak Zaenal ini mengasyikkan dan unik,” katanya. (AR/IO)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »